Perusakan Atas Nama Pembangunan

Pembangunan katanya adalah untuk meningkatkan derajat kemakmuran-kesejahteraan, meningkatkan kualitas kehidupan dan memanusiakan manusia. Pembangunan sejatinya juga bukan merusak, apalagi merusak atas nama pembangunan.

Kenyataannya, yang kita lihat sekarang, dengan/dan atas nama pembangunan, dengan/dan atas nama kemakmuran/ dan dengan dan atas nama peningkatan kesejahteraan, maka perusakan dilakukan. Apakah itu yang dimaksud pembangunan?!

Apakah ada kemakmuran, apakah ada kesejahteraan, dan apakah ada sisi kemanusiaan dengan perusakan?! Ternyata, ketika perusakan semakin parah, maka yang rugi adalah manusia yang mendambakan pembangunan untuk peningkatan kualitas kehidupan itu.

Apakah ada peningkatan kualitas kehidupan ketika alam lingkungan yang ada dirusak dan menghilangkan fungsi ekosistem serta daya dukung lingkungan?!

Ternyata ketika bencana terjadi, maka baru tersadar, bahwa kita adalah perusak. Tapi sebelum itu ada, maka seperti buta mata, buta hati dan buta telinga. Hutan dengan berbagai keragaman hayati (biodiversitas) dan dengan fungsi hijau penyerap karbon, resapan air dan seterusnya dialih fungsikan menjadi perkebunan skala besar atas nama kesejahteraan dana pastinya label pembangunan.

Gunung yang dulunya kokoh berdiri dan hijau, di eksploitasi, tanahnya diangkut, bebatuannya digali, isi perutnya dicuri atas nama apa…yang pasti atas nama kesejahteraan, kemakmuran dan juga pembangunan.

Sungai yang dulunya bening dan beraneka jenis ikan dan sahabat-sahabatnya berenang, menjadi tercemar, yaaa…karena atas nama kesejahteraan, kemakmuran dan pembangunan.

Apa memang benar, pembangunan sedemikian merusak…?!

Atau karena mental rakus dan penjarah yang sudah berurat berakar di kepala dan beranak pinak di jiwa, sehingga dengan label pembangunan maka eksploitasi berlebihan dan tak kenal kasihan dilakukan.

Yang bodoh dikibuli, yang miskin jadi kuli, alam lingkungan jadi sasaran, tak peduli hutan hijau, gunung kokoh, sungai bening dan lautan yang biru, semua diterabas…yang penting untung dan laba, sehingga yang kaya semakin kaya, atas atas nama kesejahteraan, kemakmuran dan pembangunan…! Kesejahteraan, kemakmuran dan pembangunan untuk yang kaya raya, dan menyisakan hutan, lahan, gunung, sungai dan lautan yang rusak tercemar untuk yang menderita!

Yaaah…Mudah-mudahan Tuhan mengampuni kita yang Perusak ini!

… continue reading this entry.

National Geographic

Tiger attack

Harimau.

Oleh Mohamed Yosri Mohamed Yong

panthera-tigris.jpg

Harimau tergolong dalam kerajaan hewan dalam filum kordata (bersaraf tunjang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar menyusu), susunan maging (Carnivor), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau).

Sejarah Silam Harimau

wallpaper_12304.jpg
Harimau dan semua hewan pemangsa order maging (karnivor) merupakan keturunan hewan purba yang dikenal sebagai Miacids yang hidup pada akhir zaman Cretaceous kira-kira 70-65 juta tahun lalu semasa zaman dinosaurus di Asia Barat (Andrew Kitchener, “The Natural History of Wild Cats”). Tidak banyak fossil Miacids ditemukan, tetapi berdasarkan fossil yang dijumpai, Miacids dipercayai merupakan mamalia maserba berukuran kecil dan berkaki empat. Miacids mempunyai 44 gigi termasuk gigi khas untuk mengoyakkan daging, mempunyai badan yang panjang, berekor panjang, mempunyai bahu dan siku yang dapat melentur, dengan anggota kaki yang pendek. Miacids beransur-ansur berubah selama kurun waktu 60 juta tahun untuk menghasilkan beratus-ratus cabang keturunan termasuk anjing, beruang, anjing laut, weasels, stoats, dan sebagainya.

d8f05789-8155-499b-aa9e-45a6a06ac4a8.jpg

Dua sub-order utama dari keturunan Miacids adalah Fissipeda (kaki terbelah) yang termasuk weasel, cemperlai, anjing, hyenas, kucing, cemperlai; dan Pinnipeda (“mempunyai kaki pendayung”) yang termasuk singa laut, anjing laut, dan gajah mina (walruses). Di antara Fissipeda termasuk 37 spesies kucing besar (big cats) yang terdapat pada masa sekarang, termasuk harimau (Panthera tigris ).

Fosil harimau yang hidup pada akhir zaman Pliocene / zaman Pleistocene telah ditemui di kawasan timur Asia di China dan Siberia, dan dari situ harimau dipercayai bergerak kepada dua arah. Harimau yang bergerak melalui hutan Asia Tengah ke barat dan baratdaya menjadi harimau Caspian. Harimau yang bergerak dari Asia Tengah ke arah kawasan pergunungan barat, dan seterusnya ke Asia tenggara dan kepulauan Indonesia, sebagiannya ke barat hingga ke India (Hemmer,1987)

Harimau gigi Sabre (Harimau Sabre-tooth)
Harimau gigi Sabre merupakan salah satu cabang evolusi keluarga kucing tetapi bukanlah leluhur langsung keluarga harimau yang terdapat pada masa sekarang. Cabang keturunan harimau gigi Sabre telah punah sejak berjuta tahun lalu. Harimau gigi Sabre mendapat nama daripada giginya yang menjulur keluar, bengkok seperti pedang sabre yang digunakan oleh tentera berkuda

.tiger-rest.jpg
Terdapat lima sub-spesies harimau dalam Genus Panthera yang masih hidup sampai sekarang dari jumlah asal lapan sub-spesies harimau moden. Tiga sub-spesies harimau yang selebihnya telah pun dianggap punah secara rasmi. Sub-spesies harimau yang diketahui adalah seperti berikut:-

  1. Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) – yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Malaysia, Kemboja, China, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.
  2. Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) – yang terdapat di kawasan hutan hujan dan padang rumput Bangladesh, Bhutan, China, India, dan Nepal.
  3. Harimau Cina Selatan (/amoy) (Panthera tigris amoyensis) – yang tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput tengah dan barat China.
  4. Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) – atau juga dikenali sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Harimau Siberia tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput China, Korea Utara, dan Asia Tengah di Russia.
  5. Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) – yang tinggal hanya di kepulauan Sumatera, Indonesia.
  6. Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) – yang telah punah sekitar 1950an. Harimau Caspian ini pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan dan padang rumput Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan kawasan Asia tengah Russia.
  7. Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) – yang telah punah sekitar 1972. Harimau Jawa pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Jawa, Indonesia.
  8. Harimau Bali (Panthera tigris balica) – yang telah punah sekitar 1937. Harimau Bali pernah berkeliaran di kawasan hutan hujan kepulauan Bali, Indonesia.

panthera-tigris2.jpg

Dalam kebudayaan Asia, harimau merupakan simbol kekuasaan dan keberanian dan pernah digunakan sebagai pertanda (yang bertanggungjawab untuk melaksanakan hukuman bunuh). Pesalah akan dikurung bersama harimau untuk dibunuh. Hanya kaum bangsawan diperbolehkankan memburu harimau dan mereka telah mendirikan kawasan perburuan yang luas untuk memastikan bekalan harimau yang mencukupi untuk pemburuan. Kawasan perburuan ini secara tidak langsung bertindak untuk mengekalkan spesies harimau. Bagi bangsa Melayu pula, harimau dikaitkan dengan keberanian dan ketangkasan.Dalam agama Hindu, dewa Durga digambarkan menunggang harimau serta memakai kulit harimau menunjukkan peranannya sebagai pemusnah. Dalam agama Buddha, pengikut Buddha menaiki harimau untuk menunjukkan upaya mereka mengalahkan kuasa jahat. Harimau dipuja sebagai dewa dikalangan penduduk hutan di India dan banyak kuil dan berhala didirikan untuk memuja harimau. Di Sumatera pula, harimau dipercayai memberi pembalasan kepada mereka yang berdosa. Terdapat juga kepercayaan mengenai manusia yang dapat menjelma menjadi harimau jad”ian atau memelihara harimau jadi”an untuk maksud tertentu.

Harimau Belang.Harimau telah digambarkan dalam hasil seni Wangsa Shang Cina semenjak 1700 hingga 1050 B.C. Orang-orang Shang percaya bahawa harimau merupakan perutusan antara alam manusia dengan alam roh. Dalam Wangsa berikut, termasuk Wangsa Zhou 1050 hingg 221 B.C. harimau mula digambarkan dengan lebih nyata dengan bahu harimau yang penuh berotot, lengan dengan kuku yang panjang, dan kepala yang mempunyai taring yang mengancam. Lagenda harimau mengkagumkan generasi berikutnya dan gambaran harimau diletakkan dimakam untuk mengusir roh jahat dan menjaga roh simati. Lukisan harimau tidur berhampiran sami Buddha sebagai simbol kekuasaan Buddha ke atas kuasa alam dan binatang buas. Pada abad ke 20, artis China melukis gambaran harimau sebagai simbol kebangsaan. Harimau merupakan spesies terbesar dalam keluarga kucing, melebihi saiz singa, jaguar, cheetah, ataupun harimau bintang.
Harimau juga merupakan haiwan pemangsa terbesar dalam keluarga harimau (big cats). Harimau sub-spesies Siberia adalah harimau terbesar, sementara harimau sub-spesies Sumatera adalah harimau terkecil. Harimau jantan juga mempunyai saiz badan yang lebih besar daripada harimau betina. Harimau memburu dengan senyap dan tangkas, kemampuannya untuk menyelinap dan muncul secara tiba-tiba untuk menyerang mangsanya adalah satu keahlian yang amat luar-biasa apabila dilihat kira ukurannya yang besar dengan berat badannya itu. Ini menjadikan harimau dianggap mempunyai kekuasaan mistik dan penuh misteri. Bentuk tubuh harimau memang dibentuk melalui proses evolusi sebagai hewan pemangsa untuk memburu mangsa yang besar. Kaki belakangnya adalah lebih panjang daripada kaki depannya untuk memberikan kelebihan kepada harimau untuk menerkam sehingga jarak 9 meter (30 kaki) dengan sekali lompatan untuk menangkap mangsanya. Bagian depan dan bahunya mempunyai otot yang tebal dan kental. Tapak kakinya dilengkapi dengan kuku panjang yang dapat ditarik masuk dan keluar. Kemampuan ini memungkinkan harimau bergerak tanpa terdeteksi mangsa tetapi pada saat yang sama mampu mencakar atau mencengkram mangsa dengan kuat. Rahang harimau yang lebih pendek berbanding keluarga harimau lain (other big cats) memberikan kekuatan tambahan kepada rahang harimau ketika membaham mangsanya.

whitetigerw.jpg

Harimau Siberia jantan yang dewasa dapat mencapai panjang hingga 3.96 meter (13 kaki) dengan berat melebihi 362.81 kilogram (800 pon). Harimau Bengal jantan yang dewasa pula dapat mencapai 3.05 meter (10 kaki) panjang dengan berat badan hingga 249.43 (500 pon), sementara harimau betina mempunyai berat 136.05 kilogram (300 pon) dengan panjang hingga 2.74 meter (9 kaki). Belang harimau berbeda bergantung kepada musim, iklim tempatan, lokasi termasuk ukuran, belang, terangan warna, dan panjang bulu. Warna latar harimau berbeda antara kuning terang hingga warna merah karat gelap yang diliputi dengan belang gelap, berlapis, merentangi secara menegak dari satu sisi sampai kebelakang hingga ke sisi bersebelahan. Bagian bawah dagu dan bawah perut biasanya bewarna keputihan, berbeda dengan warna latar dan warna belang.

Kawasan harimau didapati telah berkurang secara mendadak semenjak belakangan ini. Pada masa lalu harimau banyak terdapat di hutan hujan tropis dan padang rumput yang dipenuhi kehidupan liar dan meliputi sebagian besar kawasan di Asia. Pada awal 1900′an dianggarkan terdapat melebihi 100,000 harimau di kawasan Asia termasuk 40,000 di India. Tetapi jumlah harimau ini dianggarkan menurun sampai jumlah 4,000 ekor saja pada awal tahun 1970′an. Jumlah sebenarnya harimau yang hidup liar tidak dapat diperkirakan dengan tepat dan hanya merupakan tebakan saja. Kegiatan pemburuan liar memperburuk lagi karena jumlah harimau yang dibunuh tidak dilaporkan, oleh itu jumlah harimau yang dianggarkan masih hidup sentiasa melebihi jumlah harimau sebenar.

Kesemua keluarga kucing dapat berenang bila terpaksa, tetapi kebanyakan spesies kuching besar akan menghindari air kecuali untuk minum. Hanya harimau dan jaguar gemar untuk mandi atau berendam di dalam kubangan, danau, dan sungai. Harimau yang tinggal di kawasan hutan lembab di India dan Asia sering didapati berendam secara duduk atau berdiri hingga leher di dalam danau atau sungai sebagai satu cara menyejukkan badan mereka. Ini mungkin disebabkan harimau merupakan seekor hewan pemburu yang aktif menyebabkan harimau mempunyai kadar metabolisma yang tinggi. Secara langsung, ini menyebabkan harimau mempunyai suhu badan yang tinggi. Suhu badan yang terlalu panas ini dapat membunuh harimau. Pernah seekor harimau sarkas spesies Siberia yang berada dalam kurungan didapati mati secara mendadak di Sunway Lagoon akibat suhu panas (heat stroke).

Warna loreng belang harimau kelihatan menonjol dan amat ketara apabila dilihat di dalam zoo, tetapi belang tersebut menjadi satu penyamaran yang baik dalam habitat asal harimau ketika berada di celah rumput gajah (elephant grass) dan semak belukar ketika harimau mengendap mangsanya.

Warna loreng belangnya menjadikan bentuk harimau tidak ketara apabila harimau mengendap dan bersiap untuk menerkam mangsa buruannya. Harimau merupakan hewan pemburu yang gemar berburu secara sendirian atau ketika menyerang mangsa yang berukuran serdahana dan besar seperti kancil, pelanduk, rusa, babi, kijang , dan kerbau liar. Harimau juga mampu dan pernah direkam membunuh badak sumbu, anak gajah, kerbau, rusa spesies moose, anak tenuk, buaya, malah harimau juga tidak tidak ragu untuk menangkap haiwan ternakan apabila haiwan liar yang biasa menjadi mangsanya telah berkurang. Harimau pada kebiasaannya memburu secara sendirian akan mengendap-endap mencari mangsa dan tidak hanya sekedar menunggu untuk menyerang mangsa.

Harimau biasanya mulai berburu pada lewat petang apabila cuaca tidak lagi panas. Harimau akan mulai untuk berburu dan menjelajah hingga melebihi jarak 12 km untuk mencari mangsa. Harimau pada kebiasanya akan mengikuti jejak hewan termasuk jalan raya dan akan sentiasa berwaspada dengan setiap bunyi atau pergerakan, walau sekecil manapun. Harimau berburu dengan cara mengendap untuk menghampiri mangsanya dengan sembunyi dicelah rimbunan tumbuhan, sehingga pada jarak beberapa meter saja dari mangsanya. Harimau akan bergerak dengan sangat berhati-hati dan akan melangkah setapak demi setapak secara terhenti-henti untuk memungkinkannya menilai keadaan sekeliling. Apabila sudah menghampiri mangsa, harimau akan menghulur kepalanya, sambil merendahkan badan ke tanah, telinganya dileperkan ke kepala ketika mengendap mangsa. Pada saat yang tepat, harimau akan menerkam ke arah mangsa dalam beberapa lompatan saja, sebelum menglibaskan kakinya kepada mangsa untuk menjatuhkan mangsa dengan menggunakan seluruh berat tubuhnya, pada saat yang sama mengelakkan libasan balas tanduk dan kaki mangsa.

Harimau biasaannya akan menyerang dari arah belakang dan sisi dan membunuh mangsa dengan menggigit kerongkong atau belakang leher mangsa dengan menggunakan giginya. Rahang yang pendek dan otot mukanya yang kuat memungkinkan harimau menggigit dengan kuat sehingga pada biasaan mampu mematahkan leher mangsa. Mangsa harimau akan mati akibat patah tengkuk atau mati lemas karena tidak dapat bernafas. Bagaimanapun harimau tidak selalu berhasil dalam pemburuannya dan pada kebiasaannya harimau hanya berhasil mendapatkan tiga mangsa bagi setiap sepuluh pemburuan.

Harimau Belang.
Apabila harimau berhasil menangkap mangsa biasaannya harimau akan menarik bangkai mangsa ke dalam semak belukar dan akan makan sehingga petang dan sepanjang malam. Harimau tersebut hanya berhenti untuk minum sesekali. Harimau mampu untuk makan 50 hingga 70 paun daging sepanjang malam dan akan mulai makan pada bagian punggung dahulu dimana terdapat paling banyak daging. Harimau biasanya akan duduk berdekatan dengan bangkai mangsa, menyimpan dalam semak berhampiran, sentiasa bersedia untuk mempertahankan makanannya daripada haiwan pemakan bangkai yang lain. Bagaimanapun, fakta yang agak mengherankan adalah harimau akan memperbolehkan harimau yang tidak mempunyai kaitan dengannya untuk makan baki hasil tangkapannya. Harimau akan makan untuk selama beberapa hari bergantung kepada ukuran mangsa hingga habis, walaupun daging tersebut telahpun busuk dan berulat. Ini menunjukkan harimau mempunyai rasa yang kurang berkembang. Dalam masa itu, harimau akan menyimpan bangkai mangsa di bawah timbunan daun, dahan pokok, atau rumput.

Ibu harimau juga mempunyai sifat penyayang terhadap anaknya. Walaupun bengis, harimau betina yang mempunyai anak kecil akan membiarkan anaknya untuk makan terlebih dahulu walaupun ia terpaksa lapar. Ini adalah berbeda jika dibandingkan dengan singa yang mana mempunyai giliran makan, di mana singa jantan utama akan makan dahulu, diikuti dengan singa jantan lain, singa betina utama dan kemudiannya oleh yang lain-lain. harimau hanya berhasil menangkap mangsa dalam 30 peratus pemburuan, tetapi ini bergantung kepada kepadatan mangsa, keadaan sekeliling, faktor umur, dan lain-lain.

Walaupun harimau mempunyai cara hidup bersendirian, harimau dapat hidup dalam kurungan secara berkelompok, dan kelompok kecil harimau pernah dilihat berkerjasama dalam pemburuan. Ini menunjukkan bahawa harimau dapat bertoleransi untuk hidup berkelompok. Harimau telah berkembang dalam keadaan sekeliling yang tidak membenarkan perkembangan pergaulan sosial berkelompok yang rumit tetapi masih mengekalkan kewujupan sistem sosial yang longgar. Ibu harimau mungkin akan berburu dengan anaknya yang remaja, atau sekumpulan harimau yang mempunyai pertalian darah mungkin akan berkerjasama secara sementara untuk berburu. Harimau juga akan berburu bersama pasangannya pada musim kawin, tetapi ini hanyalah satu gabungan sementara selama beberapa minggu ketika harimau betina berada dalam masa subur.

Harimau juga mempunyai indra penciuman yang kuat dan dalam satu ujian, harimau dapat mengendus bau manusia pada jarak 150 kaki yang berdiri dari arah angin bertiup kearah harimau. indra penciuman ini sudah pasti banyak membantu harimau ketika berburu di dalam hutan hujan tropis yang tebal, di mana pandangan harimau terhalang. Selain itu, indra penciuman yang kuat itu digunakan untuk mengendus harimau betina yang dalam masa kawin, mengelak kawasan yang ditanda oleh harimau jantan, dan mengenal pasti harimau yang menerobos. Harimau menghasilkan berbagai bunyi termasuk mengaum, mendengus, batuk, dan menderam. Harimau menderam pada berbagai waktu termasuk berinteraksi ketika makan, atau mengancam, dan harimau juga mengaum ketika mencari pasangan. Harimau akan mendengus sebagai satu cara menyapa antara harimau atau kepada anak haimau.

Selain itu, harimau juga menggunakan pelbagai cara untuk menanda kawasannya sebagai cara berhubung antara sesama sendiri. Meninggalkan kesan bau di pokok, semak, dan batu sepanjang denai dengan air kencing bercampur rembesan daripada kelenjar dibahagian dubur, kotoran yang ditinggalkan di tempat terang, dan tanda cakaran merupakan cara hubungan di antara harimau. Harimau akan menandakan kawasannya dengan kencing dengan jarak setiap 50 kaki. Air kencing yang ditinggalkan mampu bertahan lama dan mencucuk hidung dan akan tahan selama beberapa bulan.

Mencakar pokok yang menonjol sepanjang kawasan juga menjadi papan tanda peringatan untuk tidak menerobos. Bahan kimia dan tanda yang ditinggalkan memberikan banyak peringatan kepada harimau lain tanpa perlu bertemu. Harimau jantan dapat mengenal pasti keadaan masa subur harimau betina dan harimau yang menerobos akan mendapat peringatan , dengan itu menghindari pertemuan yang dapat berakhir dengan pertarungan.

Harimau jantan akan mempertahankan kawasannya dari terobosan harimau jantan lain yang masuk kawasannya, tetapi dapat berbagi kawasan dengan beberapa ekor harimau betina. Harimau betina yang bersedia untuk kawin akan menghasilkan rembesan yang ditinggalkan bersama air kencing, menderam, dan mengaum untuk menarik perhatian harimau jantan yang tinggal berdekatan. Harimau betina bersedia untuk kawin setiap tiga hingga sembilan minggu dan subur selama tiga hingga enam hari. Harimau jantan mungkin terpaksa mendekati harimau betina selama beberapa hari sebelum diterima dan mereka akan bersama sehingga 100 kali selama beberapa hari berikutnya. Selepas mengandung, tara-rata selama 104 hari, dua hingga lima ekor anak harimau akan dilahirkan. rata-rata hanya dua ekor akan selamat hingga dewasa.

tiger-sib-cromer.jpg

Anak harimau dilahirkan buta dan tidak berdaya, dengan berat sekitar 2.2 pon seekor dan sudah mempunyai warna dan belang. Anak harimau akan dibesarkan oleh harimau betina secara sendirian yang akan meninggalkan mereka di kawasan tersembunyi ketika mereka berburu. Harimau betina akan kembali memberikan susu kepada anaknya setiap beberapa jam sekali. Anak harimau akan mula membuka mata pada minggu kedua dan akan mulai memakan daging pada minggu kedelapan. Anak harimau akan berhenti menyusu setelah berusia enam bulan dan hidup sendiri setelah mencapai usia 18 bulan, walaupun mereka mungkin akan tinggal dalam kawasan ibu harimau hingga berusia 2 1/2 tahun. Anak harimau terancam oleh hewan pemangsa termasuk harimau lain ketika mereka ditinggalkan saat ibu harimau keluar berburu. Oleh karena itu, ibu harimau sering memindahkan anak-anaknya ketempat yang lebih aman. Ibu harimau akan memindahkan anak-anaknya sebanyak beberapa kali dengan menggigit tengkuk mereka secara halus , dan memanggil mereka untuk mengekorinya setelah mereka lebih dewasa. Anak harimau mulai belajar memburu dan lebih bersikap mandiri bila berusia satu tahun. Ibu harimau juga akan mulai mengajarkan anak harimau untuk membunuh buruan yang ditangkap olehnya.

Harimau jarang menjadikan manusia sebagai mangsa dan akan mengelak manusia secara naluri, bagaimanapun perselisihan manusia dengan harimau dapat terjadi. Apabila manusia mengganggu jumlah mangsa dan pemangsa dengan membawa masuk hewan peliharaan, ini menjadikan mangsa harimau berkurang. Apabila ini terjadi, harimau akan mulai beralih kepada hewan peliharaan seperti kerbau atau lembu, dan mangsa manusia pertama biasanya adalah pengembala lembu atau kerbau. Apabila harimau mendapati manusia sebagai mangsa yang mudah dan tidak berdaya, harimau akan mulai memburu manusia.

Terdapat usaha untuk membiakan harimau di dalam zoo dengan tujuan pengekalan sub-spesies. Harimau ini akan digunakan untuk penempatan semula harimau dikawasan yang selamat dimasa yg akan datang. Untuk tujuan ini, jumlah harimau yang diperlukan adalah dengan 30 harimau liar dengan jumlah sasaran sebanyak 120 ekor harimau sebelum dilepaskan hidup liar. Jumlah ini dapat menghindari kelemahan gen disebabkan pembiakan sedarah (cross-breading).

Berdasarkan jumlah di atas, nasib rumpun kumpulan harimau liar yang berjumlah lebih kecil dari 30 ekor di sesuatu kawasan amatlah menghawatirkan dan persoalannya pada masa kini adalah apakah harimau akan lenyap sebagaimana lenyapnya dinosaurus dari pada muka bumi Allah ini. Oleh karena itu kita harus lebih peka kepada nasib kehidupan liar dan berusaha untuk melestarikan kehidupan liar dan menghindari mereka daripada diancam kepunahan.

Big Cat Collection

Black Leopard (Snow LeopardLionLeopardJaguarCougar (Puma)Cheetah

Small Cat Collection

African Golden CatAndino EnvioAsian GoldenBlack Foot Cat CromerBob CatBob Cat QuillenBornean BayCaracal IUCNChinese MTN catCloudedFishing CromerFlat HeadedGeoffreys CromerIndian Wild CatIriomote CatJaguarundiJungletKodkodsLeopard Cat P CromerLynxLynx EurasianLynx ibMarbel Renaultmargayt.jpgOcelotOncilla Quillenpallas-cat1.jpgPampas CatRusty CromerSand CromerServal Cat

STOP GLOBAL WARMING !

clipboard08.jpg

Pemanasan global

Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Planet Bumi telah menghangat (dan juga mendingin) berkali-kali selama 4,65 milyar tahun sejarahnya. Pada saat ini, Bumi menghadapi pemanasan yang cepat, yang oleh para ilmuan dianggap disebabkan aktifitas manusia. Penyebab utama pemanasan ini adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer. Ketika atmosfer semakin kaya akan gas-gas rumah kaca ini, ia semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari Matahari yang dipancarkan ke Bumi.

Rata-rata temperatur permukaan Bumi sekitar 15°C (59°F). Selama seratus tahun terakhir, rata-rata temperatur ini telah meningkat sebesar 0,6 derajat Celsius (1 derajat Fahrenheit). Para ilmuan memperkirakan pemanasan lebih jauh hingga 1,4 – 5,8 derajat Celsius (2,5 – 10,4 derajat Fahrenheit) pada tahun 2100. Kenaikan temperatur ini akan mengakibatkan mencairnya es di kutub dan menghangatkan lautan, yang mengakibatkan meningkatnya volume lautan serta menaikkan permukaannya sekitar 9 – 100 cm (4 – 40 inchi), menimbulkan banjir di daerah pantai, bahkan dapat menenggelamkan pulau-pulau. Beberapa daerah dengan iklim yang hangat akan menerima curah hujan yang lebih tinggi, tetapi tanah juga akan lebih cepat kering. Kekeringan tanah ini akan merusak tanaman bahkan menghancurkan suplai makanan di beberapa tempat di dunia. Hewan dan tanaman akan bermigrasi ke arah kutub yang lebih dingin dan spesies yang tidak mampu berpindah akan musnah. Potensi kerusakan yang ditimbulkan oleh pemanasan global ini sangat besar sehingga ilmuan-ilmuan ternama dunia menyerukan perlunya kerjasama internasional serta reaksi yang cepat untuk mengatasi masalah ini.

Efek rumah kaca

Artikel utama: Efek rumah kaca

Energi yang menerangi Bumi datang dari Matahari. Sebagian besar energi yang membanjiri planet kita ini adalah radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi ini mengenai permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas dan menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akan memantulkan kembali sebagian dari panas ini sebagai radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar; walaupun sebagian tetap terperangkap di atmosfer Bumi. Gas-gas tertentu di atmosfer termasuk uap air, karbondioksida, dan metana, menjadi perangkap radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana kaca dalam rumah kaca sehingga gas-gas ini dikenal sebagai gas rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.

Semua kehidupan di Bumi tergantung pada efek rumah kaca ini, karena tanpanya, planet ini akan sangat dingin sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Akan tetapi, bila gas-gas ini semakin berlebih di atmosfer, akibatnya adalah pemanasan Bumi yang terus berlanjut.

Mengukur pemanasan global

Pada awal 1896, para ilmuan beranggapan bahwa membakar bahan bakar fosil akan mengubah komposisi atmosfer dan dapat meningkatkan temperatur rata-rata global. Hipotesis ini dikonfirmasi tahun 1957 ketika para peneliti yang bekerja pada program penelitian global yaitu International Geophysical Year, mengambil sampel atmosfer dari puncak gunung Mauna Loa di Hawai. Hasil pengukurannya menunjukkan terjadi peningkatan konsentrasi karbondioksida di atmosfer. Setelah itu, komposisi dari atmosfer terus diukur dengan cermat. Data-data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa memang terjadi peningkatan konsentrasi dari gas-gas rumah kaca di atmosfer.

Para ilmuan juga telah lama menduga bahwa iklim global semakin … continue reading this entry.

Pemancingan

fishing.jpg

PEMANCINGAN GERBANG PESANGGRAHAN

jumpfish.gif

Gerbang Pesanggrahan

Beberapa jenis cara memancing ditawarkan disini meliputi :

1. Pemancingan Kiloan

Adalah cara memancing yang pada tambak/empang telah di isi oleh satu atau dua jenis ikan seperti mujair, bawal, & mas. setelah konsumen memancing barulah ikan hasil pancingan tersebut ditimbang kemudian bayar sesuai berat timbangannya/Kg.

2. Pemancingan Harian

Adalah cara memancing dimana tambak/empang diisi ikan sesuai dengan banyaknya konsumen, misalnya:

Pada satu empang terdapat 20 orang pemancing, kemudian dilepas ikan sesuai dengan banyaknya pemancing dan harga tiket pada hari tersebut. lalu ke-20 orang diatas memperebutkan ikan yang telah dilepas…………..

Pemancingan ini tepatnya berlokasi di daerah Parung Bingung – Rangkapan Jaya Baru Gg. Muhasyim I.img_0017.jpg

Berburu Ikan Emas

Bukan hanya di perairan laut yang luas memancing itu asyik. Di kolam, danau, telaga, dan sungai juga cukup menantang.

Dari sekian banyak spesies ikan air tawar, memancing ikan mas punya keasyikan tersendiri. Ikan yang bernama latin Cyprinus Carpio ini tergolong ikan air tawar yang punya sifat “tenang”. Suka menempati perairan yang tak terlalu bergolak dan senang sembunyi di kedalaman.

Namun dalam urusan makan, ikan mas tergolong rakus. Ia suka memakan segala macam pakan yang terdapat di dasar air. Bahkan tak jarang yang mengambang dan di permukaan sekali pun. Makanan alaminya biasanya tumbuhan air, lumut, cacing, keong, udang, larva serangga, dan hampir semua makhluk air lainnya.

Mulutnya yang lebar dengan bibir lunak suka dikembangkan dan disinergikan dengan gerakan menyedot untuk menampung makanan yang diincarnya. Tak jarang ikan mas mengobok-obok dasar air dengan mulut dan badannya. Gerakan ini menimbulkan bayangan kecoklatan pada permukaan perairan.

img_0003.jpg

smartfish.gif

Entri Lebih Baru »