Demi Eksistensinya, Manusia Merasa Berhak Mengatur Keberadaan Mahluk Lain

yg jadi bahan gunjingan di milis

Agak miris rasanya waktu membaca beberapa postingan di millis hari ini, beberapa orang di perkumpulan  yang katanya pecinta lingkungan tersebut merasa terancam eksistensinya dengan keberadaan binatang2 rumahan yang biasa kita jumpai, seperti tokek, kodok, laba-laba dan sejenis kelabang /kalajengking yang tidak berbahaya.

Dengan cemasnya mereka menanyakan “apakah binatang-binatang tersebut berbahaya ?” tidak terfikirkah bahwa di mata mereka, kita (manusia) jauh lebih berbahaya bagi mereka. Di mata mereka, setiap individu dari kita adalah mahluk yang menyeramkan. Manusia bisa saja tanpa alasan mengusir bahkan membasmi binatang-binatang tersebut tanpa ada kepastian apa penyebab kita melakukan perbuatan tersebut. Kalaupun ada sebab, yang keluar adalah alasan-alasan konyol.

Manusia diberi amanah untuk menjadi pemimpin di atas bumi ini tugasnya memelihara, dan menjaga keseimbangannya, bukan menjadi penjajah bagi mahluk lain. Pernahkah terfikir oleh kita bahwa ditempat kita berpijak saat ini dulunya adalah rumah bagi berbagai macam species, dulunya penuh dengan pepohonan, semak, bahkan rawa-rawa. Lantas kenapa sekarang jadi begini…!?!?

Tempat yang kita pijak ini menjadi begini adalah karena invasi. Penjajahan atas rumah bagi mahluk lain. Dengan seenaknya kita menebang pohon, membabat semak dan menguruk lahan basah untuk dijadikan tempat bermukim, tempat usaha & ladang untuk kepentingani kita, tanpa berfikir bahwa dulunya tempat ini adalah rumah dan tempat berlindung bagi beberapa macam species yang pernah tinggal didalamnya.

Mereka yang terusir

Kemana harimau yang dulu menjadi penguasa di tanah jawa..!?!? mengapa badak jawa sekarang hanya terdapat di ujung kulon..!?!? mungkin saja dulunya ditempat kita berpijak ini adalah rumah bagi harimau dan badak, serta beberapa hewan lain yang sangat toleran mau berbagi tempat tinggal dengan mahluk lainnya. Jawabannya adalah karena invasi manusia, kita mengusir mereka dari rumahnya, kita membasmi mereka, dengan serakahnya menganggap suatu tempat adalah miliknya, tidak boleh ada mahluk lain yang masuk mencari nafkah, mengais rezeki kecuali dirinya di tempat tersebut.

Dasar serakah…!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: